Pengertian Rukun Iman & Penjelasan Lengkap

Posted on

Pengertian Rukun Iman & Penjelasan Lengkap mengenai jumlah, Arti dan makna dari pilar penting agama islam ini. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini

Sudah sepatutnya menanamkan nilai-nilai agama pada diri sendiri dan keluarga, termasuk anak. Hal ini dilakukan untuk membekali supaya lebih matang menghadapi permasalahan dalam kehidupannya.

Pendidikan Islam harus ditanamkan sejak berusia dini agar tercipta generasi yang memiliki moral agama.

Sebab pada usia-usia tersebut, lebih mudah menerima stimulasi, Jangan sampai keluarga kita atau anak kita menjadi salah.

Jangan sampai karna minimnya ilmu agama, menjadikan keluarga buta akan akhlak yang mulia kepada sesama manusia dan alam karna islam adalah rahmatan lil Alamin.

Berikut ini adalah penjelasan rukun iman lengkap, Semoga bermanfaat.

Pengertian Rukun Iman

Pengertian Rukun Iman

Rukun Iman adalah pilar-pilar keimanan dalam beragama Islam yang harus dimiliki muslim. Jumlahnya ada 6.

Enam rukun iman ini berdasarkan dari ayat Al-Qur’an dan Hadits yang ada dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim yang diriwayatkan Umar bin Khattab.

Iman Adalah?

Istilah Iman secara bahasa adalah tashdiq (membenarkan). Sedangkan menurut istilah syar’i, iman yaitu “Keyakinan dalam hati, Perkataan di lisan, di amalkan dengan anggota badan.

Para ulama salaf menjadikan amal unsur keimanan. Oleh sebab itu iman dapat bertambah dan juga berkurang, sebagaimana juga dengan amal bisa bertambah dan berkurang”.

Ini adalah definisi menurut :

  • Imam Malik
  • Imam Syafi’i
  • Imam Ahmad
  • Al Auza’i
  • Ishaq bin Rahawaih
  • madzhab Zhahiriyah
  • dan segenap ulama selainnya.

Dengan begitu, definisi iman memiliki 5 karakter yaitu : keyakinan hati, perkataan lisan, dan amal perbuatan, bisa bertambah dan bisa berkurang.

Urutan Rukun Iman

Berikut ini adalah urutan rukun iman yang benar

  1. Iman kepada Alloh
  2. Iman kepada malaikat malaikat Alloh
  3. Iman Kepada kitab-kitab Alloh
  4. Iman Kepada Rosul Rosul Alloh
  5. Iman Kepada Hari kiamat
  6. Iman Kepada Qoho dan Qodar (takdir yang baik dan buruk)

Itulah urutan rukun iman yang benar, Jika kamu ingin mengetahui lebiih lanjut tentang arti atau makna singkat, Simak dibawah ini.

Iman kepada Alloh

Menurut wikipedia, seseorang tidak dikatakan beriman kepada Allah hingga dia mengimani 4 hal, yaitu:

  1. Mengimani bahwa Allah itu ada. yaitu ada sebelum kalimat ada itu ada
  2. Mengimani Rububiyyah Allah,, bahwa tidak ada yang mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali Allah SWT.
  3. Mengimani Uluhiyyah Allah, bahwa tidak ada sesembahan yang berhak atau layak di sembah selain Allah dan mengingkari untuk semua sembahan selain Allah Ta’ala.
  4. Mengimani asma dan sifat Allah (al-Asma’ul Husna) yang Allah tetapkan untuk diri-Nya dan yang nabi-Nya tetapkan untuk Allah, dan menjauhi sikap menghilangkan makna, memalingkan, mempertanyakan, dan menyerupakanNya.

Baca Juga : Tulisan Muhammad Arab & Latin

Iman kepada malaikat malaikat Alloh

Jumlah malaikat ada banyak sekali, Saya penulis tidak tahu pasti ada berapa, Namun orang islam hanya wajib mengimani 10 malaikat yaitu:

  • Malaikat Jibril
  • Malaikat Mikal
  • Malaikat Rakib
  • Malaikat Atid
  • Malaikat Mungkar
  • Malaikat Nakir
  • Malaikat Maut
  • Malaikat Israfil
  • Malaikat Malik
  • Malaikat Ridwan

Iman Kepada kitab-kitab Alloh

Ada 4 kitab yaitu :

  1. Kitab Suci Taurat
  2. Kitab Suci Zabur
  3. Kitab Suci Injil
  4. Kitab Suci Al-Qur’an

Iman Kepada Rosul Rosul Alloh

Mengimani bahwa ada di antara kalangan manusia yang Allah Ta’ala pilih sebagai perantara antara diri-Nya dengan makhluknya.

Akan tetapi mereka semua tetaplah manusia biasa yang sama sekali tidak mempunyai sifat-sifat dan hak-hak ketuhanan, karenanya menyembah nabi dan rasul adalah kebatilan yang nyata.

Wajib mengimani semua wahyu kepada nabi dan rasul itu adalah benar dan bersumber dari Allah Ta’ala. Juga wajib mengakui setiap nabi & rasul yang kita ketahui namanya dan yang tidak kita ketahui namanya.

Iman Kepada Hari kiamat

Mengimani hari pembalasan, mengimani tanda-tanda hari kiamat. Mengimani hari kebangkitan di padang mahsyar sampai berakhir di Surga atau Neraka.

Iman Kepada Qoho dan Qodar (takdir yang baik dan buruk)

Mengimani kejadian baik dan buruk, semua itu atas izin dari Allah. Karena makhluk atau manusia yang tanpa terkecuali, zat dan sifat mereka demikian pula perbuatan mereka melalui kehendak Ilahi.