Cara Menghitung IP & IPK

Posted on

Cara Menghitung IP & IPK Dilengkapi dengan contohnya akan kami uraikan secara sederhana agar bisa dengan mudah Anda pahami. Untuk pembahasan lebih lanjut, silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

cara menghitung ip & ipk

Untuk para mahasiswa mempunyai Indeks prestasi (IP) dan juga tinggi sangatlah penting dan juga Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sangatlah penting karena akan sangat berguna untuk menentukan nasib mereka di kemudian hari.

IP dan IPK menjadi dua bagian yang paling banyak dibicarakan oleh mahasiswa, tetapi anehnya masih banyak juga yang belum mengerti bagaimana cara menghitung IP dan IPK tersebut.

Perlu dipahami jika IP berbeda dengan IPK, IP adalah nilai akhir bagi mahasiswa selama satu semester, sedangkan IPK yaotu adalah nilai total dari seluruh mata kuliah sejumlah semester dari mahasiswa tersebut.

Untuk penmbahasan lebih jelasnya, kalian bisa meyimak ulasan dari AFKGG di bawah ini.

Pengertian

Indeks Prestasi (IP)

Indeks prestasi semester atau biasanya disebut indeks prestasi saja, atau disingkat IP. Indeks prestas semester merupakan nilai rata-rata dari seluruh mata kuliah yang sudah diikuti oleh mahasiswa dalam satu semester.

Indeks prestasi semester biasanya akan mempengaruhi jumlah SKS (Satuan Kredit Semester) yang bisa siambil pada semester berikutnya. SKS merupakan besaran yang menunjukkan bobot mata kuliah tersebut yang juga merupakan jumlah jam pelajaran per minggu.

Apabila suatu mata kuliah mempunyai SKS 3, artinya jam kuliah untuk mata kuliah tersebut adalah 3 jam pelajaran. Rumus menghitung IP adalah sebagai berikut.

IP = (Jumlah (SKS x POIN))  / (Jumlah SKS)

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

Indeks Prestasi Kumulatif atau biasa disingkat IPK merupakan nilai rata-rata dari seluruh mata kuliah yang sudah diikuti oleh mahasiswa sejak semester pertama. Indeks Prestasi kumulatif biasanya lebih menggambarkan prestasi akademik keseluruhan dari mahasiswa yang bersangkutan tersebut.

Mahasiswa dengan IPK tinggi biasanya akan lebih dipercaya dalam hal mengajukan beasiswa, menjadi asisten dosen, mengajukan penulisan skripsi lebih awal, dan lain-lain. Rumus menghitung IPK adalah sebagai berikut.

IPK = (Jumlah kumulatif (SKS x POIN))  / (Jumlah kumulatif SKS)

Sistem Penilaian di Kampus

Walaupun terlihat seperti ada kemiripan dalam penilaian secara umum, namun sistem penilaian di jenjang perkuliahan mempunyai perbedaan dengan di bangku sekolah yang bsia berpengaruh terhadap hasil penilaian.

Presentase Penilaian

Persentase penilaian di kampus biasanya dipakai untuk menentukan nilai dari tiap mata kuliah yang diambil. Persentase penilaian sendiri biasanya terdiri dari beberapa komponen yang berbeda-beda tergantung kebijakan dari masing-masing kampus, tapi secara garis besar hampir sama. Berikut ini adalah kira-kira persentase penilaian yang berlaku di sebagian besar perguruan tinggi di tanah air:

  • Ujian Tengah Semester (UAS): 30%
  • Ujian Akhir Semester (UAS): 40%
  • Tugas dan kuis: 20%
  • Kehadiran: 10%
  • Total: 100%

Konversi Nilai Menjadi Huruf

Hal penting yang kedua ini mungkin sangat berbeda dengan sistem penilaian saat kalian duduk di bangku sekolah menengah kemarin. Biasanyanya nilai yang akan kalian dapat di bangku sekolah menengah hanya akan berupa angka saja yaitu mulai dari angka 0 hingga 100 atau secara kuantitatif saja.

Sedangkan saat kalian telah memasuki jenjang perkuliahan, nilai kalian nantinya juga akan dikonversikan secara kualitatif dalam bentuk huruf dengan rentang tertentu, misalnya:

  • A = 80-100 = skala 4 (sangat baik)
  • B = 70-79 = skala 3 (baik)
  • C = 60-69 = skala 2 (cukup)
  • D = 50-59 = skala 1 (buruk)
  • E = 0-49 = skala 0 (sangat buruk)

Cara Menghitung IP & IPK

Sebelum mengetahui cara menghitungnya, kalian harus tahu nilai IP dengan cara membagi jumlah total nilai dengan sejumlah total SKS. Setiap mata kuliah mempunyai SKS, mutu dan biji yang berbeda-beda, sebagai contoh misalnya mata kuliah z mutu nilainya A (biji 4) dan SKS 3. Jadi nilainya adalah 12.

Sedangakan untuk jumlah TK adalah hasil penjumlahan dari seluruh SKS dari setiap mata kuliah. Sebagai contoh misalnya seorang mahasiswa mengambil 6 mata kuliah dalam satu semester, yaitu mata kuliah A (3 SKS), B (2 SKS), C (3 SKS), D (2 SKS), E (3 SKS), F (2 SKS). Maka TK yang diambil mahasiswa itu dalam satu semester adalah 15 SKS.

IP

Mata kuliah z: SKS 3 dengan Skor A (4). Nilainya adalah 12 (3 x 4)
Mata kuliah y: SKS 3 dengan Skor B (3). Nilainya adalah 9
Mata kuliah x: SKS 3 dengan Skor C (2). Nilainya adalah 6
Mata kuliah w: SKS 3 dengan Skor A (4). Nilainya adalah 12
Mata kuliah v: SKS 3 dengan Skor B (3). Nilainya adalah 9
Mata kuliah u: SKS 3 dengan Skor C (2). Nilainya adalah 6

TN = 12 + 9 + 6 + 12 + 9 + 6 = 54
TK = 3 + 3 + 3 + 3 + 3 + 3 = 18

Jadi IP mahasiswa itu adalah TN (54) ÷ TK (18) = 3.00

IPK

Nilai IP semester 1 = 3.00
Nilai IP semester 2 = 3.50
Nilai IP semester 3 = 3.20
Nilai IP semester 4 = 3.00
Nilai IP semester 5 = 3.50
Nilai IP semester 6 = 2.50
Nilai IP semester 7 = 2.75
Nilai IP semester 8 = 3.50

TI = 3.00 + 3.50 + 3.20+ 3.00 + 3.50 + 2.50 + 2.75 + 3.50 = 24.95
TS = 8

Jadi IPK mahasiswa itu adalah TI (24.95) ÷ TS (8) = 3.11

Baca Juga: