Gelombang Cahaya: Karakteristik, Rumus dan Contoh Soal

Posted on

Pengertian Gelombang Cahaya serta dilengkapi dengan rumus hingga contoh soal akan kami uraikan secara sederhana agar bisa dengan mudah Anda pahami. Untuk pembahasan lebih lanjut, silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

gelombang cahaya

Dalam kehidupan sehari-hari pasti kita pernah menemukan fenomena cahaya mulai dari lampu yang nyala, terik matahari, dan masih banyak lagi.

Coba bayangkan jika tidak ada cahaya dalam kehidupan kita, pasti dunia akan sangat gelap. Maka dari itu sangat penting bagi kalian untuk belajar tentang cahaya. Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan mengenai gelombang cahaya agar kalian semakin paham.

Pengertian

Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik dengan spektrum yang terbatas (spektrum optik atau spektrum tampak), dimana pada spektrum tertentu tersebut gelombang elektromagnetik bisa terlihat yang kemudian kita sebut sebagai cahaya.

Tidak ada batasan yang eksak mengenai spektrum optik tersebut, namun mata normal manusia bisa menerima/merasakan gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang antara 400 sampai 700 nm (yang kita sebut sebagai cahaya tampak).

Selain cahaya adalah gelombang, cahaya pun bisa dikatakan terdiri dari partikel yang disebut foton. Arah getar cahaya tegak lurus terhadap arah rambatnya, jadi gelombang cahaya dikategorikan sebagai gelombang transversal.

Karakteristik

Dispersi Cahaya

Karakteristik pertama adalah dispersi cahaya. Dispersi cahaya menjelaskan bahwa sebuah cahaya putih yang melewati sebuah medan pembias akan terurai menjadi beberapa jenis warna. Jika dalam percobaan dispersi, biasanya menggunakan prisma untuk mengurai cahaya putih dan salah satu contohnya yang ada di alam adalah pelangi.

Interferensi Cahaya

Karakteristik kedua adalah interferensi cahaya. Interferensi cahaya menjelaskan bahwa jika ada sumber cahaya yang elewati sebuah celah ganda yang berjarak, maka cahaya akan menimbulkan wilayah gelap terap. Interferensi ini terjadi saat ada cahaya yang memiliki panjang gelombang dan frekuensi yang sama.

Disfraksi Cahaya

Karakteristik adalah difraksi cahaya. Difraksi cahaya menjelaska bahwa suatu cahaya yang melewati suatu celah akan terpecah menjadi beberapa cahaya baru yang terdiri dari wilayah terang dan gelap. Difraksi cahaya ini terbagi menjadi dua berdasarkan celah yang dilewati yaitu celah tunggal dan celah banyak.

Polarisasi Cahaya

Polarisasi cahaya menjelaskan bahwa suatu cahaya yang melewati sebuah media polarisator akan berkurang intensitas cahayanya dan dapat kita lihat dengan mudah. Polarisasi bisa terjadi akibat pembiasan dan ardsorpsi.

Sifat-sifat

Setelah kalian memahami entang karakteristik cahaya, saya akan menjelaskan tentang sifat cahaya. Sifat ini dimiliki oleh setiap cahaya karena cahaya memiliki sifat umum antara lain sebagai berikut:

  • Cahaya dapat dilihat dengan mata telanjang.
  • Arah rambat cahaya tegak lurus arah getar (tranversal).
  • Cahay merambat menuruti garis lurus.
  • Cahaya memiliki energy.
  • Cahaya berasal dari pancaran dalam bentuk radiasi (tanpa penghantar) atau dihasilkan dari pancaran partkel-partikel yang bergerak dan mengandung listrik.
  • Mengalami pembiasan, interfernsi cahaya, difraksi, pemantulan dan polarisasi.

Rumus

E = (h.c)/ λ

Dimana:

  • h = konstanta Planck (6,63 x 10-34 J.s)
  • E = Energi foton (J)
  • c = laju cahaya (m/s)
  • λ = panjang gelombang

Contoh Soal

Terdapat sinar dengan panjang gelombang 6600 Å , kecepatan cahayanya  adalah 3 x 108 m/s. Dengan ketetapan planck nya 6.6 x 10-34 Js. Maka berapakah energy yang terkandung dalam sinar tersebut?

Jawab:

Diketahui:

  • λ = 6600 Å
  • c = 3 x 108 m/s
  • h = 6.6 x 10-34 Js

Pembahasan:

E = (h.c)/ λ

= ( 6.6 x 10-34)(3×108)/6600 x 10-19

 = 3 x 10-19 joule